Sebanyak 15 orang mahasiswa dari Unit Kegiatan Kemahasiswaan Diving Proklamator Universitas Bung Hatta dan Universitas Negeri Padang Diving Club  mengikuti ujian bersama sertifikasi menyelam (diving license) jenjang A1 dan A2-POSSI yang digelar di Pulau Pagang, Kamis (25/2/2021). Delapan orang diantaranya adalah perempuan yang sehari-harinya selalu mengenakan jilbab. Sebelum ujian di perairan terbuka, para peserta yang mengikuti sertifikasi selam itu terlebih dahulu melakukan pemantapan di kolam renang Wirabraja beberapa hari sebelumnya.

Aulia Hayatullhusni, ketua pelaksana dari Diving Proklamator menyebutkan,  walau memakai jilbab dalam kesehariannya,  tidaklah menghambat aktivitasnya dalam menekuni olah raga selam "Scuba Diving". Ketika pertama kali ikut bergabung dengan UKM Diving Proklamator Universitas Bung Hatta, banyak yang bertanya, bagaimana dengan kaum perempuan apalagi berjilbab, terus banyak juga yang menanyakan, bagaimana kalau tidak berenang ?, pertanyaan-pertanyaan demikian sangat sering sekali dilontarkan bagi ingin belajar Diving. “Intinya semua itu tidak menghalangi untuk belajar diving, nanti banyak senior-senior yang akan mendampingi” tegas Aulia.

Ia tidak sendiri, tetapi ada belasan orang temannya lagi yang sama-sama menggemari Scuba Diving.  “Hari ini 7 orang mengikuti ujian sertifikasi jejang A1 dan 1 orang lagi naik jenjang ke A2” ujar mahasiswi FKIP-UBH angkatan 18 itu.

Instruktur Selam Diving Proklamator , Mabruri Tanjung mengatakan bahwa, bagi seorang penyelam, mempunyai sertifikat selam merupakan suatu kewajiban. Sama halnya seseorang yang mengendarai kendaraan bermotor wajib mempunyai SIM. Hal itu terkait dengan kegiatan menyelam, baik untuk penelitian bawah laut maupun olah raga termasuk salah satu kegiatan yang berisiko bagi keselamatan, apalagi jika dilakukan oleh orang yang belum terlatih", kata ujar Tanjung yang juga Intruktur selam di Minangkabau Diver dan UNPDC.

Disebutkannya, tahapan pendidikan yang dilakukan untuk bisa lolos sertifikasi selam antara lain, PAP (Pendidikan Akademik Penyelaman), LKK (Latihan Ketrampilan Kolam), Ujian Materi, dan LPT (Latihan Perairan Terbuka).

Pendidikan Akademik Penyelaman (PAP) merupakan sesi penyampaian materi penyelaman yang aman dan nyaman berdasarkan POSSI , selanjutnya Latihan Ketrampilan Kolam (LKK) dilakukan di kolam renang renang  Wirabraja Tarandam. Pada saat LKK ini peserta diajarkan skill waterman ship yaitu keahlian renang dasar, skin dive yaitu keahlian berenang menggunakan masker dan fin, dan dasar-dasar teknik penyelaman yang meliputi pengenalan alat-alat selam sampai cara menggunakannya dengan benar.

“Setelah ujian materi yang telah diberikan pada saat PAP, dilanjutkan dengan Latihan Perairan Terbuka diberbagai spot yang berbeda di Pulau Pagang. Di setiap spot tersebut instruktur dibantu asisesten menguji teknik-teknik yang telah diajarkan ketika LKK”, jelas Tanjung. (**Indrawadi).

*Tulisan yang sama juga sudah terbit di : https://www.harianhaluan.com/news/detail/122323/hijab-bukan-halangan-bagi-perempuan-untuk-belajar-diving

Microsoft Teams merupakan platform komunikasi bisnis yang dikembangkan oleh Microsoft untuk kebutuhan chat atau konferensi video, berbagi dokumen, dan integrasi aplikasi. Microsoft Teams merupakan bagian dari Office 365 yang bisa kita dapatkan secara free dan dapat diakses dengan menggunakan akun e-mail Universitas Bung Hatta. Jika sudah memiliki akun e-mail Universitas Bung Hatta yang sudah terintegrasi dengan Office 365, maka kita dapat langsung menggunakan Microsoft Teams. Untuk mendapatkan layanan ini, hubungi layanan IT Universitas atau buat tiket baru dengan topik “Permintaan akses login office 365” melalui https://help.bunghatta.ac.id/, maka login akses akan dikirim melalui e-mail @bunghatta.ac.id milik Anda.

Oleh : Indrawadi

Diving Proklamator Universitas Bung Hatta

Jika menginginkan pemandangan berbeda dari lautan Kota Padang, tidak ada salahnya mengunjungi Gosong Laut. Namun, untuk dapat menikmati gugusan karang di tengah lut ini  harus dibayar dengan perjalananan yang cukup panjang. Dari Pelabuhan Muara Padang, dengan menggunakan boat  2x40 HP, selama lebih kurang 1 jam 30 menit.

Bagi anda yang mungkin belum familiar dengan sebutan gosong laut,  yaitu daratan yang muncul ke permukaan perairan dari dasar lautan  karena proses alam,  terbentuk dari pecahan-pecahan karang atau batu-batu karang, proses sedimentasi, penumpukan dari endapan batuan koral, kerang atau hewan laut lainnya sehingga menjadi pulau kecil yang berada di kawasan administrasi Kota Padang.

Menikmati pemandangan bawah laut, memiliki kenikmatan dan keasyikan tersendiri, beraneka ragam kehidupan bersileweran dalam perairan tersebut, begitu memikat untuk ditatap dan disingkap kehidupan bawah laut tersebut yang sampai sekarang ini baru sebagian kecil saja  yang baru terungkap.

Mulai dari beragam jenis ikan yang indah-indah, berbagai macam biota dan tumbuhan laut yang berwarna-warni seakan menari-nari menunggu kedatangan kita, ratusan ragam bentuk terumbu karang hingga plankton dan biota lainnya, sungguh suatu pemandangan yang sangat ruarr biasa sekali.

Bagi anda yang ingin menikmati sensasi bawah laut dengan menyelam, namun masih ragu-ragu atau tidak bisa berenang ?. Tidak perlu khawatir untuk tidak dapat menikmati itu, kunci utamanya adalah kuatkan niat dan keinginan, karena itu adalah modal utamanya.

Untuk dapat menikmati semua keindahan dan kenikmatan didasar laut tersebut, tidaklah terlalu sukar dan memerlukan waktu yang lama. Salah satu caranya adalah dengan belajar menyelam atau scuba diving, dengan belajar menyelam, seorang diver akan mendapatkan semua teori  bagaimana cara menyelam dengan benar, pengenalan dan pengetahuan tentang peralatan standar penyelaman dan cara-cara penyelamatan diri.

Pilihan lain masih ada untuk memperoleh kenikmatan tersebut yaitu dengan belajar snorkeling atau skin diving. Sebenarnya skin diving ini adalah dasar utama untuk mengikuti jenjang penyelaman scuba. Tidak bisa berenang ?, tak perlu khawatir, instruktur atau pendamping akan mengajarkan dan akan mendampingi sampai bisa menikmati keindahan bawah laut.

Kemudian, menyoal lokasi diving ataupun snorkeling, untuk pemula disarankan diwilayah yahg terdekat dulu dan relatif aman, misalnya kalau di Kota Padang, bisa di Pulau Pasumpahan, Pulau Sirandah, Pulau Pagang, Pemutusan ataupun di kawasan Mandeh .

Namun, biasanya hanya dengan skin diving atau snorkeling saja, orang tidak cukup puas menikmati keindahan panorama bawah laut tersebut, karena hanya dengan mengapung dipermukaan keindahan yang dapat disaksikan terbatas, hanya sebagian kecil yang dapat dinikmati, misalnya yang dapat disaksikan hanya ikan-ikan kecil dan beraneka ragam terumbu karang jenis perairan dangkal saja yang dapat disaksikan. Padahal jauh dibawahnya lagi masih banyak yang tersembunyi. (Indrawadi, Diving Proklamator Universitas Bung Hatta)

Copyright © Universitas Bung Hatta