Menikmati pemandangan bawah laut, memiliki kenikmatan dan keasyikan tersendiri, beraneka ragam kehidupan bersileweran dalam perairan tersebut, begitu memikat untuk ditatap dan disingkap kehidupan bawah laut tersebut yang sampai sekarang ini baru sebagian kecil saja  yang baru terungkap. Mulai dari beragam jenis ikan yang indah-indah, berbagai macam biota dan tumbuhan laut yang berwarna-warni seakan menari-nari menunggu kedatangan kita, ratusan ragam bentuk terumbu karang hingga plankton dan biota lainnya, sungguh suatu pemandangan yang sangat ruarr biasa sekali.


Untuk dapat menikmati semua keindahan dan kenikmatan didasar laut tersebut, tidaklah terlalu sukar dan memerlukan waktu yang lama. Salah satu caranya adalah dengan belajar menyelam atau scuba diving, dengan belajar menyelam, seorang diver akan mendapatkan semua teori  bagaimana cara menyelam dengan benar, pengenalan dan pengetahuan tentang peralatan standar penyelaman dan cara-cara penyelamatan diri, hanya saja biaya yang harus dikeluarkan untuk belajar scuba relatif agak mahal. Pilihan lain masih ada untuk memperoleh kenikmatan tersebut yaitu dengan belajar snorkeling atau skin diving. Sebenarnya skin diving ini adalah dasar utama untuk mengikuti jenjang penyelaman scuba, yang penting bisa berenang dan biayanya pun murah sekali kita sudah bisa mengikutinya.


Berbeda dengan scuba dving yang menuntut begitu banyak peralatan dan relatif mahal serta harus memiliki ketrampilan khusus, untuk dapat melakukan snorkeling cukup sederhana saja, yang paling penting adalah bisa teknik dasar berenang, peralatan dan perlengkapannya juga tidak terlalu banyak yakni : (1). Masker untuk melindungi mata dan hidung dari kemasukan air, (2). Snorkel alat bantu untuk bernafas melalui mulut dan (3). Fin atau kaki katak untuk menambah kecepatan dan gerakan kaki dalam meluncur di air. Semua peralatan skin tersebut dapat diperoleh di toko-toko olah raga dengan harga yang bervariasi, tergantung dari merek dan kualitas, dengan kisaran harga antara Rp. 80.000,- sampai dengan Rp.250.000,-. Untuk melakukan snorkeling pun tidak dituntut harus mempunyai sertifikat selam, asal saja saat bersnolkeling tetap harus didampingi oleh pasangan kita, artinya walaupun hanya dipermukaan tetap tidak boleh sendirian.

Tapi, biasanya hanya dengan skin diving atau snorkeling saja, orang tidak cukup puas menikmati keindahan panorama bawah laut tersebut, karena hanya dengan mengapung dipermukaan keindahan yang dapat disaksikan terbatas, hanya sebagian kecil yang dapat dinikmati, misalnya yang dapat disaksikan hanya ikan-ikan kecil dan beraneka ragam terumbu karang jenis perairan dangkal saja yang dapat disaksikan. Padahal jauh dibawahnya lagi masih banyak yang tersembunyi.

Maka untuk dapat menimati itu semua, dengan peralatan dasar snorkeling tersebut tak bisa menyelam ketempat yang lebih dalam dan lebih lama, karena itu kita harus dilengkapi dengan alat bantu untuk pernafasan dibawah laut dengan alat SCUBA ( Self Contained Underwater Breathing Apparatus), untuk bisa selam scuba mau tak mau kita pun harus memiliki sertifikat penyelaman minimal atau setara A1 versi POSSI (Persatuan Olah Raga Selam Seluruh Indonesia). Untuk memperoleh sertifikat tersebut harus terlebih dahulu mengikuti kursus singkat atau pelatihan yang didakan oleh dive shop atau lembaga-lembaga yang berwenang. Kalau kita sudah mengantongi sertifikat selam, walaupun kita tidak mempunyai peralatan selam scuba, dapat disewa pada dive shop yang menyediakan peralatan tersebut.

(Indrawadi,S.Pi - Diving Proklamator Univ.Bung Hatta)

Bagi penggemar wisata bahari, Pulau Marak di Kenagarian Sungai Pinang Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh adalah salah satu desnitasi wisata bahari untuk  wisatawan yang berhobi snorkeling ataupun  diving.

Jika lagi beruntung di pulau ini, wisatawan  bisa berenang bersama penyu, maupun dengan beraneka jenis ikan-ikan khas penghuni terumbu karang dan ekosistem terkait.

Jika di waktu yang pas dan beruntung, kita bisa menyelam bersama penyu. Momen ini menjadi amat menarik dan sangat seru, sama serunya dengan aktivitas menyelam lainnya.

Menyelam bersama penyu ini menjadi daya tarik tersendiri saat melakukan aktivitas di bawah air. Kita bisa mengeksplor habitat penyu ini lebih jauh, dengan menyelam bersama penyu, kita bisa lebih jauh bisa mengamati gerak geriknya, mengikutinya kesana kemari dan tentu saja mengabadikan momen yang jarang-jarang dapat kesempatan ini.

Saat menyelam, penyu tersebut terlihat sangat asyik berenang tanpa menghiraukan kehadiran  penyelam yang berada disampingnya. Selain melihat penyu berenang, kita juga bisa melihat pemandangan dasar laut yang indah dan masih alami seperti terumbu karang, ikan-ikan khas penghuni ekosistim terumbu karang lainnya.

Tips Menyelam Bersama Penyu

Berenang dan menyelam bersama penyu memang sangat mengasyikanm tetapi harus memperhatikan beberapa hal saat melakukan penyelaman ini. Langkah pertama adalah mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan, seperti tabung oksigen, pakaian menyelam, kaki katak, dan masker atau kacamata selam.

Langkah selanjutnya tentu mempersiapkan mental dan fisik sebelum menyelam. Saat menyelam atau berenang bersama penyu pastikan, bahwa kita berada disamping atau dibelakangnya. Hal ini bertujuan agar si penyu tak merasa terganggu.

Kita juga harus meminimalkan gerakan yang tak perlu, agar  si penyu tetap merasa nyaman dan tak terancam. Selain itu jangan lupa membawa perlengkapan fotografi atau video underwater untuk mengabadikan momen yang unik dan mengasyikan itu. Sangat disayangkan kalau tidak mengabadikannya. Rasakan pengalaman tak terlupakan dengan menyelam bareng penyu. (Indrawadi- Diving Proklamator Universitas Bung Hatta).

Bosan menyelam atau snorkeling di laut atau di pulau untuk menikmati pesona bawah lautnya. Kali ini komunitas selam dari Minangkabau Diver bersama dengan Unit Selam Diving Proklamator Universitas Bung Hatta melakukan penyelaman dengan peralatan scuba diving lengkap di pemandian alami Batang Tabik Payakumbuh.

Bosan menyelam atau snorkeling di laut atau di pulau untuk menikmati pesona bawah lautnya. Kali ini komunitas selam dari Minangkabau Diver bersama dengan Unit Selam Diving Proklamator Universitas Bung Hatta melakukan penyelaman dengan peralatan scuba diving lengkap di pemandian alami Batang Tabik Payakumbuh.

Di pemandian Batang Tabik ini terdapat tiga buah kolam yang dibuat sesuai dengan peruntukannya, kolam pemandian untuk anak-anak, dan kolam pemandian untuk orang dewasa, satu lagi dinamai kolam ibu.

Dinamai kolam ibu mungkin karena kolam masih alami dan belum disentuh seperti dua kolam lainnya yang dasarnya sudah di poles dengan lantai keramik. Dari kolam ibu ini jugalah yang sumber airnya yang langsung dari Gunung Sago dan mengairi dua kolam lainnya.

Dasar kolam yang berpasir dan bebatuan, membuat kolam ibu sangat jernih, jadilah air di tempat tersebut jernih sehingga bisa untuk snorkeling dan diving. Ditambah lagi dengan ribuan ikan air tawar menambah suasana semakin asyik seperti di lautan, bedanya disini tidak ketemu terumbu karang.

Dikolam inilah yang menjadi spot diving dan snorkeling dan spot untuk foto bawah air, dan tidak perlu takut akan terbawa arus laut sehingga semakin menyenangkan tanpa khawatir. Meskipun ribuan ikan warna warni yang membuat seperti berada di laut, jangan khawatir airnya akan berbau amis dan kotor.

Airnya terus mengalir tanpa henti, bahkan saking jernihnya, apa saja yang ada di dasar kolam yang berpasir dan bebatuan ini bisa langsung terlihat dari atas.

Kalau anda melakukan snorkeling atau diving di pemandian ini, maka judulnya adalah menyelam air tawar rasa terumbu karang, karena selain ditemani ribuan ikan air tawar, dasar kolamnya pun berpasir dan bebatuan sehingga menciptakan sensasi yang luar biasa. (Indrawadi-Diving Proklamotor Universitas Bung Hatta)

Kegiatan paramotor ini bisa ditemui di Pantai Padang tepatnya di belakang pool NPM, di bekas bandara Tabing ataupun di pantai Air Manis. Salah seorang pilot paramotor dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Padang, Kandris menyebut, paramotor di Indonesia mencapai 350 unit dan di Kota Padang sendiri ada 11 unit dengan 15 orang pilot. 

Untuk bisa ikut terbang tandem dengan pilot persyaratannya adalah sehat, tidak jantungan, tidak takut ketinggian. Dengan pilot yang berpengalaman para penikmat olah raga ini ataupun untuk sekedar uji adrenalin, wisatawan bisa menikmati indahnya kota Padang dan pantai Padang dari udara. Jika berminat uji adrenalin dengan paramotor ini cukup merogoh kocek Rp350 ribu untuk menikmati sensasinya selama 25 menit hingga 30 menit.

Para pilot paramotor ini akan membawa Anda terbang menyusuri pantai Pantai Padang dan kalau cuaca bagus, pilot juga akan membawa terbang di atas Kota Padang. Pilot-pilot paramotor ini biasanya selalu ada setiap hari Sabtu dan Minggu sampai sore di Pantai Padang, tepatnya di belakang pull bus NPM atau di Pantai Air Manis maupun di Lanud Tabing. 

Dalam sebuah kesempatan tersebut, tim pilot paramotor ini berharap adanya tempat yang permanen di pantai Padang, karena tempat yang sekarang ini kondisinya sempit. Kehadiran paramotor ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung pantai Padang. Nah, siapkah warga Padang dengan wisata baru ini? (Indrawadi)

Page 6 of 7

Copyright © Universitas Bung Hatta