Gemala Hatta “Jangan Copy Teks Proklamasi Yang Ada Tanda Tangan Bung Hattanya Palsu”

Putri kedua Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama Mohammad Hatta  Dr.Dra. Gemala Rabi'ah Hatta, MRA, M.Kes meminta kepada generasi muda terutama kelahiran tahun 2000-an agar kiranya memperhatikan tanda tangan Bung Hatta bila mencarinya dengan Google, menurutnya ada dua versi tanda tangan Bung Hatta yang berbeda, yang satu palsu atau hoaks dan yang satu lagi yang benar.

Hal itu di sampaikan Gemala Hatta dalam Webinar “Membangun Keteladanan Bung Hatta” yang digelar Universitas Bung Hatta bekerjasama dengan Yayasan Proklamator Bung Hatta dan Pemprov Sumatera Barat, Rabu, 11 Agustus 2021.

Untuk itu Gemala meminta agar membuka teks proklamasi yang asli ada di buku sejarah, tanda tangan Bung Hatta  nama depannya “M” bentuknya seperti kelok-kelok tiga kali. Kemudian  ada hatta. Dibawahnya ada tulisan arab tok, karena nama beliau itu namanya apar.

“Yang palsu itu tidak ada, M nya itu dangkal, dan toknya juga tidak ada, hanya garis lurus” tegas Gemala.

Disebutkan Gemala, ia banyak menemukan kesalahan kesalahan itu, EO-EO juga sering salah, berkali-kali teks proklamasi di tempelnya salah, gemala juga banyak menemukan hal demikian di youtube maupun di berbagai situs berita lainnya.

“Untuk itu jangan copy teks proklamasi yang ada tanda tangan Bung Hattanya palsu, buka saja arsip nasional,  itu pasti betul dan contoh tanda tangan Bung Hatta, karena kesalahan ini sudah sering terjadi berkali-kali, dan ini perlu disampaikan agar tidak terjadi kesalahan dan kekeliruan dikemudian hari, hingga generasi mendapatkan referensi yang tidak semestinya” tegas Gemala.

Webinar yang digelar secara online tersebut, dari catatan panitia tercatat hampir seribuan peserta yang mendaftarkan diri untuk mengikuti dan mendengarkan pemaparan dari tiga Keynote Speaker yakni Sandiaga Uno : Menteri Parawisata & Ekraf,  Erick Thohir : Menteri BUMN dan  Mahyeldi, SP (Gubernur Sumbar). Selain ketiga Keynote Speaker tersebut juga akan berbicara saksi sejarah, yaitu putri pertama Bung Hatta Prof. Dr.Meutia Farida Hatta.

Pembicara berikutnya antara lain rektor perguruan tinggi besar di Sumatera Barat, yakni Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., M.B.A, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H, Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri, M. Pd., Ph.D. dan tampil juga dosen Universtas Indonesia yang saat ini jadi Komisaris Bank Mandiri, Andrianof A Chaniago serta Prof. Dr. Maizar Rahman, Ketua umum YPBH dan mantan Ketua Gubernur OPEC.

Acara tersebut dibuka oleh Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., M.B.A dan di moderatori oleh Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta  Dr. Ir. Hidayat, M.T, IPM.

Disebutkan acara tersebut digelar dalam rangka menanamkan karakter dan nilai baik Bung Hatta kepada mahasiswa Universitas Bung Hatta sebagai generasi muda dan masyarakat umum, sekaligus memperingati 119 tahun kelahiran Bung Hatta yang jatuh pada tanggal 12 Agustus 2021, juga sekaligus memperingati HUT RI ke 76.  (**Indrawadi)

Copyright © Universitas Bung Hatta