Gundukan Pecahan Karang di Tengah Laut Kota Padang

Oleh : Indrawadi

Diving Proklamator Universitas Bung Hatta

Jika menginginkan pemandangan berbeda dari lautan Kota Padang, tidak ada salahnya mengunjungi Gosong Laut. Namun, untuk dapat menikmati gugusan karang di tengah lut ini  harus dibayar dengan perjalananan yang cukup panjang. Dari Pelabuhan Muara Padang, dengan menggunakan boat  2x40 HP, selama lebih kurang 1 jam 30 menit.

Bagi anda yang mungkin belum familiar dengan sebutan gosong laut,  yaitu daratan yang muncul ke permukaan perairan dari dasar lautan  karena proses alam,  terbentuk dari pecahan-pecahan karang atau batu-batu karang, proses sedimentasi, penumpukan dari endapan batuan koral, kerang atau hewan laut lainnya sehingga menjadi pulau kecil yang berada di kawasan administrasi Kota Padang.

Lautan Jernih Mengelilingi Gosong Laut 

Gosong  dikelilingi lautan biru jernih yang memanjakan mata para traveller. Kejernihan lautan menjadi spot terbaik untuk melakukan diving. Aneka ragam ikan-ikan kecil, aneka terumbu karang yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan kembali setelah terkena “bleaching coral” (pemutihan) akibat pemanasan global tahun 2016 lalu, hingga tumbuhan laut warna-warni membuat pemandangan laut semakin menakjubkan. Abadikan setiap momen underwater dengan pemandangan bawah laut gosong laut yang eksotis.

Perairannya yang bening bak kolam renang pribadi semakin indah karena cahaya matahari mampu mencapai kedalaman sehingga ikan beraneka warna dan bentuk, berenang lincah berarak dapat disaksikan dengan jelas tanpa bantuan apapun dari permukaan air. Gosong ini merupakan salah satu dari beberapa gosong yang tersebar di perairan Sumatera Barat. Gosong Laut, bagian terluar dari perairan Kota Padang sangat menarik, baik dari tatanan geologi maupun biologinya. 

Dengan memasuki kehidupan bawah air, kita akan memasuki sisi kehidupan yang berbeda, indah dan menakjubkan. Masih sedikit yang memiliki kesempatan untuk menyaksikan keindahan alam bawah air yang mempesona secara langsung dan kasat mata, menikmati aneka kehidupan bawah air serta segala perilakunya dengan nyata. 

Di ruang kehidupan yang berada di bawah permukaan laut itu kita mencoba mulai memahami, menyesuaikan diri terhadap apa dan bagaimana aktivitas bawah air dapat kita lakukan dengan semestinya secara aman. Menyelam merupakan aktivitas yang mengandung risiko, sehingga perlu memahami kondisi-kondisi yang ada selama dalam penyelaman, risiko apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana prosedur keamanan yang semestinya.

Untuk menjaga kelestarian dan keindahan bawah laut tersebut, sangat diperlukan upaya sungguh-sungguh agar para nelayan tidak menangkap ikan dengan menggunakan bom atau alat lain yang merusak terumbu karang serta lingkungannya. 

Copyright © Universitas Bung Hatta